Primary Menu
Hit Enter to search or Esc key to close
Pura Puncak Mundi Nusa Penida

Fakta Unik Pura Puncak Mundi Nusa Penida

Fakta Unik Pura Puncak Mundi Nusa Penida

Pura Puncak Mundi Nusa Penida

Di setiap sudut kota pasti akan dijumpai pura besar maupun kecil yang terawat dengan baik di Bali. Uniknya pura ini selain sebagai tempat ibadah, juga dijadikan objek wisata yang disediakan untuk para wisatawan. Salah satunya adalah Pura Puncak Mundi yang terletak di Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung Bali. Berikut disajikan ulasan singkat Pura Puncak Mundi yang disebut – sebut sebagai puncak tertinggi di daratan Nusa Penida.

Lokasi Pura Puncak Mundi

Pura Puncak Mundi terletak di Puncak Bukit Mundi, tepatnya di Banjar Rata Desa Klumpu, Pulau Nusa Penida. Ketinggian pura ini adalah 521 meter di atas permukaan laut. Dari Pelabuhan Nusa Penida akan memakan waktu sekitar 45 menit perjalanan.

Akses jalan menuju pura ini penuh tanjakan yang berliku. Walaupun begitu jalan yang dilalui sudah beraspal sehingga aman dilewati. Cukup harus berhati-hati karena jalan yang ditempuh agak menanjak dan terjal. Bagi pengunjung disarankan memakai pakaian hangat karena di lokasi ini sangat dingin.

 

 

Sejarah Singkat Pura Puncak Mundi

Sejarah meyakini bahwa Pura Puncak Mundi ini telah ada sejak tahun 50 Saka. Berkisah tentang Bhatara Guru dan Dewi Uma dengan putranya Bhatara Kumara. Namun, Bhatara lebih senang diasuh ayahnya ketimbang ibunya.

Kesal, Dewi Uma menganiaya putranya sendiri sampai diketahui oleh Bhatara Guru. Bhatara Guru marah dan mengutuk Dewi Uma untuk turun ke dunia menjadi manusia. Setelah menyesali perbuatannya Dewi Uma membangun asrama yang mirip Swargaloka di Puncak Bukit Mundi dan melaksanakan Yoga SAMADHI di sana.

Karena kesulitan mengurus sendiri putranya, Bhatara Guru turun ke dunia mencari Dewi Uma. Beliau menjelma sebagai seorang dukuh atau pandhita bernama dukuh Jumpungan. Dari situlah lahirlah nama Nusa Panida, berasal dari kata Manusia Panditha. Bersama Dewi Uma yang menjelma sebagai Ni Puri keduanya mempunyai anak bernama I Merja.

I Merja ini lahir saat tahun Saka 90. Keturunan I Merja inilah yang konon menjadi cikal bakal adanya pura pura di Nusa Penida.

 

Fakta-Fakta Pura Puncak Mundi

Selain mempunyai sejarah yang sakral, Pura ini mempunyai beberapa hal yang sayang untuk dilewatkan. Tempat ini cocok sebagai objek wisata karena kawasannya yang sejuk dan asri. Pura ini juga merupakan tempat ibadah yang syarat akan nilai religius.

  1. Kawasan Pura Masih Asri Dan Hijau

Kawasan di sekitar Pura Puncak Mundi ini masih asri dan hijau. Banyak dijumpai pepohonan tinggi yang menjulang di area ini. Para Wisatawan yang datang akan betah berlama – lama disini. Karena udara yang sejuk dan panorama indah yang dapat dilihat dari ketinggian Bukit Mundi.

 

  1. Kera-Kera Liar Yang Hidup Bebas

Untuk para wisatawan diharapkan lebih berhati – hati dengan keberadaan kera liar di kawasan ini. Pasalnya akan banyak dijumpai kera liar yang hidup bebas di sekitaran Pura ini. Tak jarang barang bawaan wisatawan menjadi jarahan para kera tersebut.

 

 

  1. Terdapat 3 Bagian Palebahan Pura Puncak Mundi

Pura Puncak Mundi terdiri dari 3 palebahan yaitu Pura Beji, Pura Krangkeng dan Pura Puncak Mundi. Pura Beji adalah tempat persembahyangan pertama sebelum menuju Pura Pura lain. Disusul Pura Krangkeng yang terkenal memiliki meja pengadilan dan Goa. Baru terakhir ke Pura Puncak Mundi lanjut ke Pura Dalem.

 

  1. Adanya Padmasa Di Pura Puncak Mundi Yang Unik

Pada Pura Puncak Mundi terdapat Padmasana yang dihiasi dengan stiliran kala dan motif Sulur sebagai simbol dari Siwa Budda. Terbagi menjadi 3 yaitu jaba sisi, jaba tengah, dan jeroan. Yang unik adalah bagian jaba tengah lebih luas dari jeroan. Bale persembahyangan banyak terdapat di area jaba sisi dan jaba tengah.

 

  1. Kegiatan Rutin Pujawali Di Pura Puncak Mundi

Kegiatan Pujawali di Pura Puncak Mundi biasanya dilaksanakan setiap 6 bulan sekali. Yaitu setiap Budha Umanis Prangbakat. Mereka akan melakukan sembahyang / tirta yatra sesuai urutan dengan khidmat.

Itulah sekilas mengenai salah satu Pura di Nusa Penida yang dapat dijadikan salah satu spot wisata budaya dan religi. Jangan lupa saat berkunjung ke tempat ini, utamakan kebersihan dan kesopanan. Mengingat selain menjadi  objek wisata, kawasan ini juga merupakan tempat  yang digunakan untuk beribadah.

 

Ingin Tirta Yatra ke Pura Paluang Nusa Penida?

Klik Disini untuk melihat Harga Paket Tirta Yatra

Nusa Penida Adventure.

Atau Hubungi kami untuk konsultasi dan penawaran harga.

Write a Review

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rating*